Minggu, 18 Agustus 2013

Puisi : Kau dan Aku ...

Kau dan aku..
Dua planet yang mengelilingi garis edar berbeda..
Terkadang aku berperan sebagai saturnus..
Bangga dengan keindahan cincin es yang melingkariku..
Satu peran yang menampakkan aku bahagia, aku baik-baik saja..

Disisi lain, aku berperan sebagai pluto..
Kecil hati karena merasa paling jauh dan takut tertinggal..
Satu peran yang menampakkan aku kecewa, aku merasa sendiri..

Tapi kau tetap berusaha menjadi bumi..
Selalu menjadi bumi..
Bumi yang indah di dalamnya..
Bumi yang menghidupi jiwa-jiwa sepi dengan bait kata tanpa nada..
Bumi yang perlahan menyirnakan asa yang pupus dan hancur..
Bumi yang menyapa ketika rasa sepi perlahan menyelinap hendak menghancurkan..
Bumi yang menyadarkan bahwa ada kehidupan lain yang lebih indah menanti di depan mata..

Kau dan aku..
Tak harus sama dalam kata dan rasa..
Tak harus satu dalam jarak dan waktu..
Karena memang kita beredar pada garis yang berbeda..
Kita mengukir pahatan berbeda meskipun pada media yang sama..

Kau dan aku..
Kau tetaplah menjadi bumi yang akan semakin kaya dengan jiwamu hingga akhir hidupmu..
Dan aku..
Aku akan berubah menjadi bintang sebagai peran terakhir dalam hidupku..

-Dedikasi untuk onyet yang bercandanya bikin jleb, tapi selalu punya kata-kata maknyes kalo lagi fokus-

Hervy Si Bekantand





















Karya : Sahabatku tercinta, Hervy Marmianory Yudo - Satu dari sekian cewek terhebat yang pernah ku kenal.
Previous Post
Next Post

0 Comments:

Featured Post

Hai. Kali ini berbeda dari artikel biasanya yang lebih sering menuliskan tentang pengetahuan umum. Karena saya akan menceritakan pengalaman ...

Continue reading