Senin, 07 April 2014

Puisi : Babilonia


Musik itu mengisi udara antar kita 
Merasuki kesadaranku
Menuntunku
Menyatukan berbagai hal yang tak terkait

Prosa-prosa paradoksal meluncur
Tak terlisankan
Mencengangkan
Kata-kata tak berdaya

Cinta, bukanlah Tuhan yang dipersonalkan
Melainkan sebuah misteri transenden
Tak terselami

Sebuah kenyataan yang merona
Sebuah cerita esensial
Tentang sesuatu yang ada dari sebuah ketiadaan

Aku merasa kita berada di sisi-dalam Babilonia
Mencipta ulang surga yang hilang
Ketika tak ada ilalang yang dianyam
Tak ada dedebuan yang mengeruhkan air

Awan-awan tak lagi punya kuasa
Hanya Bulan, hanya Bulan

Merekah di antara bintang-bintang.
Previous Post
Next Post

0 Comments:

Featured Post

Hai. Kali ini berbeda dari artikel biasanya yang lebih sering menuliskan tentang pengetahuan umum. Karena saya akan menceritakan pengalaman ...

Continue reading