Puisi : Melodi

Aku di sini, wahai melodi yang cantik
Sambutlah naraku
Impianku yang mengajawantah
Dan hakikat harapanku

Peluklah aku, wahai melodi syahdu
Kekasih jiwaku

Engkau kolam yang sejuk
Pikulan buah ranum bagi hati yang lapar
Kau adalah sepotong awan putih di langit

Membuka kelopak mataku
Seberkas cahaya yang tak kunjung padam
Tak terliput gelap malam
Tak lerlipat padang gersang

Kau tundukkan abad demi abad bersama tirainya
Kehidupan dalam kehidupan
Telah sampailah kini di keabadian

Muchammad Thoyib As

Karena setiap cerita memiliki makna~

Share

Tinggalkan Balasan