Puisi : Absurditas Otak

Malangnya, kini penghargaan berbentuk materialitas dan hedonitas
Akibatnya hulu hingga hilir termakan kapitalisme
Eksploitasi konsumerisme
Batas-batas tak lagi dipandang
Teori sebab-akibat hanya angin lalu
Hutan terbakar, api dan asap bukan barang baru
Kini mistikalitas dan spiritualitas terabai
Makna hidup nan fitri tak lagi berarti
Eksistensialis yang tak pernah setuju
Melenggang maju
Berkawan debu
Tak gentar walau peluru melaju
Saat alam dan budaya direka-reka
Penuh terka
Segala bentuk kehidupan hanya tinggal sisa
Bencana dan kepunahan kian tiba
DIMANA OTAK KITA ?!

Muchammad Thoyib As

Karena setiap cerita memiliki makna~

Share

Tinggalkan Balasan