Rabu, 04 Januari 2017

Puisi : Petite Histoire


Ku ingat sejarah kecil-kecil ini dengan penuh minat
Suatu bagian dari sebuah realitas yang terus bergerak dan layak dipahami
Sejarah yang bukan sekedar barang 'kering'

Ku letakkan karangan prosa ini
Bersama memoar yang terbang rendah di atas galeri kehidupan

Di Surabaya yang mulai petang
Imaji membayang tenang, tak terguncang
Kelak hal yang sama akan selalu teriring doa

Dalam narasi ini terurai harum sepucuk asa
Ekspedisi yang tak sekedar janji

Piringan kisah yang dijamu indah, bebas
Berlayar kesana-sini
Bertalian dengan rembulan yang menentang gemintang

Pergolakan pun berulang
Serdadu-serdadu malam kelaparan
Mereka tersandera riwayatmu

Kini, gugusan kisahmu meruncing tajam
Menggeser ribuan kudeta yang mengancam
Mempersegar kembali ingatan tentang sampan-sampan yang menawan

Langkahmu terjejakkan jelas
Senyummu membentang luas
Menenggelamkan segala kepanikan yang mengambang

Pendiskreditan kau lawan
Lantaran fragmen cerita yang berlawanan
Selebaran kata mengalir bertukaran

Tabiatmu berseru lantang
Kendati benakmu anggun terdiam

Propaganda, topeng 
Mengekang, Melumpuhkan
Tak cukup membujukmu menyerah

Bayangmu adalah pembaharuan
Yang menghiraukan prasyarat
Mengikis laju degradasi dan perdebatan

Duhai engkau yang tak mengenal kemasyhuran
Yang hidup hanya untuk masa pendek sahaja
Berbahagialah

Engkau bebas bergerak
Hingga nanti waktumu kembali



Sebuah refleksi 'sejarah kecil' untuk seorang Sahabat hebat, yang tepat 4 Januari berulang tahun yang ke 24 ; Hervy Marmianory Yudo, SP
Previous Post
Next Post

0 Comments:

Featured Post

Hai. Kali ini berbeda dari artikel biasanya yang lebih sering menuliskan tentang pengetahuan umum. Karena saya akan menceritakan pengalaman ...

Continue reading