Jumat, 16 Oktober 2020

Apakah Kamu berada di Toxic Friendship? Kenali Ciri-Ciri Teman Toxic.


Menjaga hubungan sosial dengan teman membuat hidup kita lebih bermakna. Sebagai makhluk yang membutuhkan pertolongan, dukungan, dan perhatian, berteman dengan orang lain merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan. Namun tidak jarang kita menemui teman yang tidak memberikan dampak positif apapun terhadap kita, bahkan cenderung memberikan pengaruh yang buruk. Belakangan ini kita sering menyebutnya dengan toxic friendship.


Bagaimana mengenali teman toxic? Apakah temanmu termasuk teman yang baik atau teman yang toxic? Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dari lingkungan atau pertemanan yang toxic.

Ada perasaan tidak ingin berada di dekatnya

Menghabiskan waktu dengan seorang teman yang dekat tentu saja membuat kita merasa nyaman dan selalu ingin bersama. Jika kamu merasa lebih lega tanpa dia, atau jika kamu merasa ingin segera meninggalkannya saat bersama dia, bisa jadi ada yang tidak beres dengan pertemanan kalian.

Sering menjatuhkanmu

Beberapa teman mungkin suka bercanda dan tidak jarang bercandaan yang mereka lontarkan dapat menyakiti kita dengan menyindir atau melontarkan kata-kata yang tidak berkenan dan cenderung menjatuhkanmu. Perhatikan apakah temanmu sering melakukan itu dan tidak pernah menyesalinya? Teman toxic akan seringkali membuat kita merasa down, mereka cenderung menghina dan membuli kita tanpa memberikan saran apabila ada sesuatu yang kurang baik pada diri kita.

Suka membanding-bandingkan

Setiap orang tentu saja memiliki ciri dan sifatnya masing-masing. Jika seorang teman membandingkanmu dengan teman-temannya yang lain, maka bisa dipastikan teman tersebut tidak sepenuhnya mengerti dirimu. Misalnya dia sering membandingkan rumahmu dengan apartemen temannya, membandingkan gaya berpakaianmu, dan lain sebagainya.

Menyebarkan rahasiamu

Suatu saat kamu menceritakan sebuah rahasia kepada satu orang temanmu dan kamu meminta untuk tidak menyebarkannya. Namun tiba-tiba suatu hari ada orang lain yang mengetahui rahasia yang hanya kamu ceritakan kepada temanmu sebelumnya. Temanmu mungkin saja tidak sengaja menceritakannya, tetapi teman yang toxic tidak akan mengakuinya dan berusaha meminta maaf atas kesalahannya.

Meminta maaf tetapi tidak tulus

Bisa saja teman yang toxic mengucapkan maaf saat kamu merasa kecewa kepadanya, tetapi tentu saja dong kamu bisa membedakan ucapan maaf yang tulus dengan yang tidak.

Mencoba untuk mengubahmu

Teman sejati tentu memahami siapa dan bagaimana dirimu. Dan tentu saja mereka bisa menerima dirimu apa adanya sebagai teman. Dia mungkin saja akan memberimu beberapa saran untuk merubah sifat yang membuat dirimu tidak nyaman akan akibatnya. Dia juga akan memberimu saran jika kamu memintanya. Namun teman yanng toxic akan menjadi sosok pengatur bahwa kamu harus melakukan ini dan itu meskipun kamu merasa dirimu tidak perlu melakukannya.

Datang hanya saat membutuhkan

Tentu kita semua memiliki kesibukan masing-masing. Namun pasti ada waktu di mana kita membutuhkan seorang teman. Pertemanan yang baik adalah pertemanan yang saling mendengarkan satu sama lain. Salah satu ciri-ciri teman yang toxic adalah dirinya selalu memintamu untuk mendengarkan ceritanya dan tidak pernah punya waktu untuk mendengarkanmu.

Merasa kesepian dalam suatu pertemanan

Jika kamu terjebak dalam sekumpulan teman yang toxic, mungkin saja mereka akan sering mengabaikanmu. Kamu sering tidak dilibatkan dalam pembuatan rencana atau tidak diundang dalam acara kelompok. Pesanmu di grup sering tidak dibalas, kecuali jika mereka membutuhkan sesuatu darimu. Kamu merasa bahwa mereka tidak ingin menghabiskan waktu bersamamu.

Sering memanfaatkan kelebihanmu

Tentu saja orang yang suka memanfaatkan kelebihanmu tidak pantas disebut sebagai teman sejati. Misalnya mereka sering meminta tolong padamu untuk mengerjakan tugasnya, meminjam uangmu tetapi pura-pura lupa untuk membayarnya (Ups!), sering memintamu mengantar jemputnya, dan lain-lain.

Membicarakanmu di belakang

Membicarakan kebaikanmu pada orang lain tentu saja wajar dilakukan oleh seorang teman. Namun mengatakan keburukanmu kepada orang lain tanpa sebab, sudah dipastikan bahwa dia tidak layak disebut sebagai teman!

Nah apakah salah satu temanmu memiliki sebagian besar ciri-ciri di atas? Ada saran yang sering dilontarkan untuk tidak memilih-milih teman. Tetapi untuk teman sejati kalian wajib memilih dan memilahnya ya~! Tentu saja mencari teman yang baik cukup sulit, tetapi tidak berteman dengan orang jahat tidak lebih sulit kan :). Semoga kita semua dijauhkan dari orang-orang yang tidak baik ya, guys!
Previous Post
Next Post

0 Comments:

Featured Post

Hai. Kali ini berbeda dari artikel biasanya yang lebih sering menuliskan tentang pengetahuan umum. Karena saya akan menceritakan pengalaman ...

Continue reading