Minggu, 18 Oktober 2020

Tata Surya Kita

Mengapa Disebut Tata Surya?

Ada banyak sistem planet seperti kita di alam semesta. Sistem planet kita dinamai Tata Surya karena orbit utamanya adalah "Surya" atau dikenal dengan Matahari. Tata Surya terletak di lengan spiral luar galaksi Bima Sakti.

Memiliki Jutaan Pengikut

Tata Surya terdiri dari sebuah bintang, delapan planet, dan benda-benda kecil yang tak terhitung jumlahnya seperti planet katai, asteroid, dan komet.

Di luar tata surya kita sendiri, kita telah menemukan ribuan sistem planet yang mengorbit bintang lain di Bima Sakti.

Baca juga : Kalender Fenomena Astronomi November 2020

Menampung Kehidupan

Tata surya kita adalah satu-satunya tempat yang diketahui dapat menampung kehidupan, tetapi semakin jauh kita menjelajah, semakin kita menemukan potensi kehidupan di tempat lain. Bulan Jupiter, Europa, dan bulan Saturnus, Enceladus, memiliki lautan air asin di bawah cangkang es yang tebal.

Memiliki Ratusan Bulan

Ada lebih dari 150 bulan yang diketahui di tata surya kita dan beberapa lagi menunggu konfirmasi penemuan. Dari delapan planet, hanya Merkurius dan Venus yang tidak memiliki bulan. Planet raksasa mengambil bulan paling banyak, Jupiter dan Saturnus misalnya. Bahkan asteroid kecil pun bisa memiliki bulan. Pada 2017, para ilmuwan menemukan asteroid 3122 Florence memiliki dua bulan kecil.

Antonio Ciccolella, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons


Waktu Orbit yang Lama

Tata Surya mengorbit pusat galaksi Bima Sakti dengan kecepatan sekitar 515.000 mph (828.000 kph). Kita berada jauh dari pusat Bima Sakti yaitu di salah satu dari empat lengan spiral galaksi sehingga membutuhkan sekitar 230 juta tahun bagi Tata Surya untuk menyelesaikan satu orbit di sekitar pusat galaksi.

 

Baca juga : Kalender Fenomena Astronomi November 2020


Previous Post
Next Post

0 Comments:

Featured Post

Hai. Kali ini berbeda dari artikel biasanya yang lebih sering menuliskan tentang pengetahuan umum. Karena saya akan menceritakan pengalaman ...

Continue reading