Jenis Buah-Buahan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas

One Green Apple Inside A Fridge by freeimageslive.co.uk CC BY 3.0


Kulkas atau lemari pendingin menjadi salah satu peralatan rumah tangga yang sangat membantu dalam menyimpan makanan. Fungsi lemari pendingin sendiri sebenarnya adalah selain untuk membuat makanan atau minuman menjadi dingin, tetapi juga untuk menjaga agar makanan kita tidak cepat dihinggapi oleh bakteri. Oleh karenanya makanan yang dimasukkan ke dalam kulkas akan cenderung lebih tahan lama.


Salah satu jenis makanan yang paling nikmat dimakan dingin adalah buah-buahan. Sehingga seringkali jika kita memiliki buah di rumah, akan kita simpan di dalam kulkas. Namun perlu diketahui bahwa kita tidak boleh asal menyimpan buah. Buah-buah tertentu dapat menimbulkan reaksi yang berbeda saat dimasukkan ke dalam kulkas. Bukannya malah tahan lama dan segar, buah-buah tertentu tersebut bisa saja mengalami pembusukan atau bahkan dapat mempengaruhi kondisi makanan lainnya yang ada di kulkas. Beberapa jenis buah juga dapat berkurang kandungan vitamin dan nutrisinya jika didinginkan.
Berikut ini merupakan beberapa jenis buah yang sebaiknya tidak disimpan di dalam kulkas.

1. Pisang
Pisang merupakan salah satu buah tropis yang seharusnya tidak disimpan di dalam kulkas. Buah-buah tropis seringkali menjadi sensitive saat diletakkan di area yang bersuhu rendah. Menyimpannya ke dalam kulkas akan menghilangkan vitamin C dan membuatnya lebih cepat menghitam dan membusuk. Rasa pisang yang telah dimasukkan ke dalam kulkas pun juga tidak akan senikmat pisang yang disimpan di luar. Pisang yang diletakkan di meja saja juga akan mengalami perubahan warna menjadi hitam, namun jika kamu menyimpannya di lemari es, maka proses perubahan warna ini akan lebih cepat lagi.

2. Tomat
Menyimpan buah tomat di dalam kulkas merupakan suatu ide yang buruk. Penelitian menyebutkan bahwa tomat yag disimpan di dalam kulkas akan mempengaruhi tekstur dan rasanya. Buah tomat yang didinginkan akan kehilangan rasa manis dan aroma segarnya. Selain itu juga dapat mempengaruhi proses matangnya yang lebih lama. Bahkan tekstur tomat pun akan lebih cepat lembek dan tidak segar lagi.


3. Alpukat
Alpukat yang sudah matang dan siap makan akan lebih nikmat jika disantap dalam keadaan dingin. Hal ini sungguh tidak akan menjadi masalah kalau kalian menyimpannya di dalam kulkas. Namun jangan sekali-sekali mencoba menyimpan alpukat mentah ke dalam kulkas, ya. Karena suhu yang dingin akan memperlambat proses pematangan dari buah alpukat.

4. Melon
Sama seperti buah alpukat, melon pun akan terasa segar jika dimakan dalam keadaan dingin. Apalagi jika dicocol ke sambal rujak manis. Namun jika kalian ingin memakan melon dalam keadaan dingin, pastikan telah mengupasnya terlebih dahulu sebelum disimpan ke dalam kulkas. Selain memakan tempat, melon yang belum dikupas dan disimpan di dalam kulkas akan menyebabkan zat antioksidan yang terkandung dalam buah melon terserap keluar oleh kulitnya yang dingin. Namun jika kalian sudah mengupas dan memotongnya sebelum memasukkannya ke dalam kulkas, maka zat-zat baik yang ada di dalam melon akan tetap terjaga.


Selain buah-buahan di atas, kita juga harus tetap memperhatikan kebersihan kulkas kita ya, guys. Segera buang makanan yang sudah lama tidak termakan. Makanan yang lama tidak termakan akan ditumbuhi oleh bakteri, karena tidak semua bakteri tidak tahan udara dingin. Ada beberapa jenis bakteri yang juga bisa hidup dan berkembang dalam kondisi yang dingin. Makanan yang mulai membusuk ini bisa saja mempengaruhi makanan lainnya yang ada di kulkas. Oleh karena itu disarankan untuk selalu memasukkan setiap jenis makanan ke dalam wadah yang tertutup. Selain untuk menghindari kontaminasi, juga untuk menjaga aroma kulkas.

Makanan yang telah membusuk di kulkas, bisa saja tidak mengalami perubahan warna maupun aroma, namun sangat mungkin ketika kita memakannya akan menyebabkan bakteri ikut masuk dan menyebabkan masalah pencernaan.

Renyta Ayu Putri

Master of zero~

Share

Tinggalkan Balasan