Jenis Masker Wajah serta Manfaatnya

Omcadam, CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons

Dalam dunia perawatan kulit wajah, terdapat beberapa jenis masker untuk wajah. Setiap jenis masker memiliki fungsinya masing-masing. Seringkali kita bingung dalam menentukan masker apa yang dibutuhkan bagi kulit kita. Bahkan tidak jarang kita yang pemula mencoba semua jenis masker tersebut demi mendapatkan kulit wajah yang diidam-idamkan. Padahal belum tentu kulit kita membutuhkan masker tersebut. Bahkan ada beberapa jenis masker yang tidak disarankan untuk digunakan oleh pemilik jenis kulit tertentu. Berikut ini merupakan 4 jenis masker, beserta fungsi, cara menggunakan, dan jenis kulit yang disarankan.

Sheet Mask

Sheet mask merupakan masker yang terbilang paling simple cara menggunakannya. Bentuknya adalah berupa lembaran yang telah dibasahi oleh serum khusus yang dapat memberikan efek lembab dan cerah pada kulit wajah.

Cara penggunaannya adalah dengan menempelkan sheet mask pada wajah. Jangan lupa untuk membersihkan wajah terlebih dahulu ya. Tunggu hingga kurang lebih 15 menit, lalu ambil sheet mask dari wajah. Jangan biarkan masker menempel terlalu lama ya, apalagi kalau sampai mengering. Hal ini malah akan menimbulkan masalah baru bagi wajah.

Sisa serum yang masih ada di wajah, tepuk-tepuk kecil agar memudahkannya meresap ke dalam pori-pori. Penggunaan sheet mask juga mampu menenangkan kulit yang iritasi. Efek melembabkan yang diberikan sangat cocok untuk jenis kuit kering.

Clay Mask

Clay mask merupakan jenis masker yang bertekstur seperti lumpur. Umumnya bahan utama dari clay mask adalah lumpur dengan campuran bahan alami lainnya. Clay mask terbilang cukup efektif untuk membersihkan pori-pori yang tersumbat. Selain itu dia juga berfungsi untuk mengencangkan dan mencerahkan kulit wajah. Cara menggunakannya terbilang simple. Kamu cukup mengoleskan secara merata clay mask di kulit wajah dan diamkan selama kurang lebih 15 menit. Clay mask akan siap dibilas jika teksturnya mulai kering, keras dan memadat. Wajahmu akan terasa kaku. Bilas clay mask dengan menggunakan air hangat sehingga memudahkannya untuk mengangkat kotoran dari dalam pori-pori. Jika kulitmu cenderung berminyak, maka menggunakan clay mask adalah cara yang tepat.

Peel Off Mask

Peel Off Mask memiliki fungsi utama yaitu membersihkan wajah, khususnya dari sel kulit mati dan juga komedo yang ada di bagian kulit terluar.

Cara penggunaan masker peel off adalah dengan mengaplikasikannya ke kulit wajah. Sangat tidak disarankan untuk mengoleskannya ke bagian sensitif dan berbulu seperti alis, lingkaran mata, dan bibir. Setelah itu diamkan selama kurang lebih 10 menit, atau hingga masker terasa kering permukaannya. Jika wajahmu sudah mulai terasa ketat, maka ini saat yang tepat untuk mengelupas masker.

Kelupas masker dari sisi tepi wajah terlebih dahulu secara perlahan-lahan hingga ke tengah wajah. Saat proses pengelupasan atau peel off ini biasanya kamu akan merasa kesakitan, karena daya rekat masker yang sangat kuat. Oleh karena itu, masker peel off tidak disarankan jika kamu memiliki jenis kulit yang sensitif.

Sleeping Mask

Umumnya sleeping mask memiliki kandungan hyaluronic acid. Oleh karena itu salah satu fungsi dari sleeping mask adalah untuk melembabkan wajah dan mengurangi efek penuaan.

Cara menggunakan masker jenis ini adalah dengan mengaplikasikannya setelah kamu membersihkan wajah di malam hari. Jika kamu memiliki skincare routine lain selain membersihkan wajah, aplikasikan sleeping mask di tahap paling akhir. Biarkan sleeping mask meremajakan kulitmu selama kamu tidur dan bilas setelah kamu bangun di pagi hari. Efek sleeping mask sendiri akan terlihat saat pagi hari, yaitu kulitmu akan lebih lembut, kenyal, cerah dan lembab.

Renyta Ayu Putri

Master of zero~

Share

Tinggalkan Balasan