Metode Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Compotition (CIRC)


Dalam metode Cooperative Integrated Reading and Compotition (CIRC), tujuan pembelajaran difokuskan pendidik agar setiap individu dapat memahami suatu informasi melalui bacaan. Kelompok yang dibuat dalam metode ini bekerja untuk membantu satu sama lain, hingga setiap anggota dapat mempelajari, menganalisis, dan menulis atau mengungkap Kembali informasi dari suatu bacaan.


Baca juga: Metode Pembelajaran Student Teams-Achievement Divisions (STAD)

Dengan tujuan yang jelas demikian, maka terbentuklah Langkah-langkah yang harus terpenuhi saat mengaplikasikan metode CIRC, yaitu;

  1. membentuk kelompok heterogen yang terdiri dari 4-5 anggota;
  2. memberikan bahan bacaan sesuai dengan topik;
  3. meminta setiap anggota kelompok untuk saling membacakan dan mencatat ide-ide yang ditemukan dari bacaan tersebut;
  4. kelompok mendiskusikan ide-ide yang mereka temukan, kemudian dirangkai untuk dipresentasikan;
  5. pendidik mengevaluasi dan memberikan kesimpulan mengenai topik.

Menggunakan metode ini dapat melatih siswa untuk bekerja sama, saling menghargai pendapat, juga menyampaikan tanggapan secara bebas mengenai apa yang telah dipahami bersama kelompoknya. Namun, terdapat kekurangan dalam metode ini, karena kesempatan untuk mempresentasikan gagasan hanya dimiliki oleh satu anggota kelompok. Seringkali kesempatan seperti ini akan diberikan kepada anggota yang aktif dan pandai, sehingga anggota yang kurang aktif tidak akan terlihat menonjol. 

Baca juga: Metode Pembelajaran Student Teams-Achievement Divisions (STAD)

Kekurangan lain dari metode CIRC adalah adanya kemungkinan perbedaan persepsi dalam mengumpulkan dan mengolah gagasan, karena anggota kelompok memiliki latar belakang yang heterogen. Hal tersebut dapat membuat kelompok tidak dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. Namun bagaimanapun juga dalam pembelajaran kooperatif, tujuan utamanya adalah untuk melatih kemampuan sosial individu, sehingga hal semacam ini harusnya dapat memotivasi setiap anggota agar dapat mencapai kemampuan sosial yang baik.

Baca juga: Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif (Belajar Kelompok)

Renyta Ayu Putri

Master of zero~

Share

Tinggalkan Balasan