Puisi : Balada di Balik Jendela

Puisi : Balada di Balik Jendela

Coba kau tanya akuTentang sebuah jalan yang berlikuItulah cintaYang penuh syahdu mendekapmu Dekap penuh rajamBengis mendekamSuara tak lagi berkataHanya lidah yang menganga Malam pun bersenandungMenjelma irama tak berdawaiPandang menerawangKe ujung khatulistiwa Kisah romansa dan narasi memelasBalada lisan yang terkikis embun Jendela tua itu merontaRindu senyummuAroma kasihmu Ia adalah alam yang dikecap oleh watakSesurat yang tersirat

Puisi : Finally

Puisi : Finally

Kini adalah masa dimana semua kerumitan itu bertemu (lagi)Sulit diprediksiCerminan dari unsur yang lain Radiasimu memancar jelasMenyederhanakan serpihan yang (sempat) hilangBerbuah reaksi dan interaksi Di dalamnya ada kitaKita yang berpolaEsensi dari sebuah kisah klasikYang khas dan lebih khusus Batas antar kita mulai kaburTerlepas satu sama lainMembentuk kondisi dengan skala keindahan dan kebahagiaan Semuanya tertelaah dengan rapiRelevanDan menjadi penting Perasaanku terhantuiTernafikan...

Puisi : An introduction

Puisi : An introduction

Bentuk keprihatinan di balik secercah harapanPrinsip dasar dari sebuah stadia kehidupanMenyelimuti hati Deskripsi aktual tentang sajak dan prosaKeadaan yang sesaat terbentuk, lalu berubahDinamis, dan sangat rumit. Keadaan masa laluSintesis klasik tentang karakteristik yang relatifSisi waktu yang terlepas satu sama lain Rekayasa dan penuh kepalsuanCerminan dari sebuah unsur yang lainSulit diprediksi Tingkah laku jiwaMenyederhanakan ruang dan waktuEsensi dari sebuah neraca peradaban...

Puisi : Babilonia

Puisi : Babilonia

Musik itu mengisi udara antar kita  Merasuki kesadaranku Menuntunku Menyatukan berbagai hal yang tak terkait Prosa-prosa paradoksal meluncur Tak terlisankan Mencengangkan Kata-kata tak berdaya Cinta, bukanlah Tuhan yang dipersonalkan Melainkan sebuah misteri transenden Tak terselami Sebuah kenyataan yang merona Sebuah cerita esensial Tentang sesuatu yang ada dari sebuah ketiadaan Aku merasa kita berada di sisi-dalam Babilonia Mencipta ulang surga yang...

Puisi :  Wujud

Puisi : Wujud

Malam nan jujur Membawa pencerahan Pembebasan dari rasa sakit dan penderitaan Surga suci kedamaian Kebahagiaan dalam syair Ribuan himne yang diwahyukan Proposisi yang hanya punya satu arti Kata yang tidak berambigu Naik melampaui realita Menghilangkan egoisme yang mencabik Menghalangi kita dari nirwana Semua orientasi hilang Dan aku berada dalam kegelapan yang tak pernah ditembus matahari  Kesadaran tentang cahaya Harus tersandung-sandung...

Puisi : Hening

Puisi : Hening

Seperti tragedi, ia menghadirkan kebahagiaan Menantang analisis logis dan bukti empiris Tafsiran yang dirasionalkan Rasa ini kompleks Sebuah langkah besar Fakta yang tak pernah terbayangkan Apa yang sebelumnya hanya ada di kuil-kuil bawah sadar Tatanan suci tak terlukis Dari ketiadaan Mencoba melangkah Melampaui kata-kata dan sensasi Mengemas dimensinya yang abadi, kekal Sehimpunan kebenaran kasih sayang Seolah menjelma dari kedalaman bebatuan...

Puisi : Yang Tertanam

Puisi : Yang Tertanam

Burung-burung di dalam sangkar… Memperkuat ingatan itu… Kita  berada di tepian tipis ini… Kisah klasik yang tak runtut… Sebuah intelek abstrak yang tak tersembuhkan… Bahkan kau bertahan sebagai residual lain… Sebuah konsonan yang bermakna… Panah sudah ada di sampan… Mungkin ini pesta-perang… Jejak-jejak tak terhitung banyaknya… Tak bernyawa… Pray, Love, Remember… Naramu tersimpan rapi… Bermetafora dalam memoriku… Konteks yang tak...

error: Content is protected !!