Sabtu, 14 November 2020

Mendaki Gunung saat Musim Hujan, Berikut yang Harus Diperhatikan


Akhir tahun seperti ini, musim hujan selalu datang. Bagi teman-teman pendaki, hal ini merupakan tantangan karena kemungkinan berhadapan dengan hujan saat mendaki di atas gunung sangatlah besar. Kebutuhan yang harus dibawa pun menjadi lebih banyak daripada saat musim panas.

Selain itu, jika kamu ingin mendaki saat musim hujan, sangat disarankan untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit. Banyak persiapan yang harus dilakukan. Berikut ini, dilansir dari Pecinta Alam SMAN 21 Surabaya (PALAXXI), merupakan tips saat mendaki di musim hujan.

Jangan memaksa sampai ke puncak

Apabila saat mendaki cuaca berubah menjadi buruk, sangat disarankan bagi pendaki untuk tidak melanjutkan perjalanan ke atas. Resiko di puncak akan menjadi besar ketika cuaca sedang tidak baik. Lebih baik persiapkan diri untuk turun karena keselamatan dalam mendaki gunung merupakan yang utama.

Hindari berhenti terlalu lama

Saat mendaki dalam kondisi hujan, disarankan untuk terus bergerak secara konstan. Beristirahat atau berhenti terlalu lama dalam keadaan kehujanan dapat membuat suhu tubuh menurun dan menyebabkan kedinginan hingga hipotermia. Terus bergerak saat mendaki akan menjaga suhu tubuh kita tetap stabil.

Perlengkapan dan persiapan yang memadai

Saat mendaki di musim hujan, persiapkan kondisi tubuh dan mental yang baik. Juga jangan lupa untuk membawa perlengkapan yang efisien. Jangan membawa terlalu banyak barang yang tidak dibutuhkan saat mendaki. Kemudian sangat penting bagi pendaki untuk melapisi tas dengan jas hujan atau kantung kedap air.

Bijak dalam memilih gunung

Saat musim hujan, lebih baik pilih gunung yang memiliki medan yang tidak terlampau sulit untuk didaki. Selain itu, gunung yang terlalu tinggi juga tidak disarankan untuk didaki saat musim hujan. Akan lebih baik jika kamu dapat memilih untuk mendaki gunung yang memiliki banyak pos yang memadai.

Itulah beberapa tips bagi para pendaki saat ingin mendaki di musim hujan. Jangan lupa untuk selalu berhati-hati di kala mendaki, agar kita tetap selamat. Ingatlah, tujuan dari pendakian adalah pulang dengan selamat. Salam lestari!

Minggu, 08 November 2020

Ide Variasi Cara Mengkonsumsi Madu

Siapa yang tidak suka minum madu, cairan manis mirip sirup dan kaya akan khasiat. Madu merupakan pemanis alami yang dihasilkan oleh lebah setelah mengolah nectar bunga. Keajaiban madu sebagai obat sudah tidak diragukan lagi oleh para ilmuwan. Berbagai penyakit dipercaya dapat diobati dengan mengkonsumsi madu secara rutin. Selain itu, madu juga berfungsi menjaga imunitas tubuh agar tahan dari serangan penyakit.

Kamu dapat meminum langsung madu dengan menuangkannya ke dalam sendok. Namun, ada beberapa cara menarik dalam mengkonsumsi madu. Berikut ini adalah beberapa cara atau inovasi yang dapat kamu lakukan agar mengkonsumsi madu menjadi semakin menarik.

Teh Madu dan Susu Madu

Minum teh atau susu dengan madu merupakan cara mainstream untuk menikmati madu. Kamu dapat mencampurkan larutan teh atau susu dengan satu sendok madu sebagai pengganti gula. Namun tidak disarankan untuk melarutkan madu dalam air panas ya, karena suhu panas akan membuat struktur madu berubah dan mengubah khasiatnya.

Topping dan Sirup

Menjadikan madu sebagai sirup atau topping dalam olahan kue dapat menjadi opsi yang menarik. Misalnya kamu dapat menyiramkan madu di atas tumpukan pancake, wafel, pisang goreng, roti panggang, dan cupcake. Kalian juga dapat menambahkan madu di atas yoghurt.

Disajikan Bersama Ice Cream dan Salad Buah

Rasa manis dalam madu akan menambah cita rasa jika kita menyiramkannya di atas salad buah yang dingin. Selain itu bayangkan juga di depan kalian ada semangkuk ice cream tiga scoop rasa dengan buah strawberry di atasnya dan saus madu yang disiram menyerupai susu kental. Hmmm!

Campuran Oatmeal

Jika kamu suka mengkonsumsi oatmeal saat sarapan, tentu tahu pasti rasanya bagaimana. Rasa oatmeal yang cenderung hambar akan menjadi sangat pas saat kamu menambahkan satu hingga dua sendok makan madu. Sekarang kamu dapat menikmati sarapan sehat dengan nyaman.

Bahan Campuran Kue

Medovnik Honey Cake by commons.wikimedia.org CC BY-SA 40

Ketahuilah bahwa saat ini cukup marak membuat kue dengan campuran madu di dalam adonannya. Beberapa kue yang bahkan telah menjadikan madu sebagai salah satu bahan baku yaitu Cake Madu Kismis dan Kue Kacang Madu. Ada juga madu dijadikan bahan dasar membuat permen karena rasanya yang sangat manis.

Ayam Goreng Saus Madu

Ternyata madu tidak hanya cocok dikonsumsi bersama makanan-makanan manis lho. Madu juga dapat menjadi campuran di makanan yang rasanya cenderung gurih. Mencampurkan madu sebagai bahan masakan bersama ayam goreng atau ikan goreng tepung dapat menjadi perpaduan yang sangat mewah dan menggugah selera.

Itulah beberapa cara dalam mengkonsumsi madu. Namun demikian halnya gula, madu juga merupakan pemanis. Sehingga alangkah baiknya jika kamu tidak terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi madu, agar Kesehatan gula darah kamu tetap terjaga dengan baik.

Senin, 19 Oktober 2020

Pasar Blauran, Nostalgia Jaman Sekolah

Bagi Arek Suroboyo yang lahir di tahun 80-90 an pasti tidak asing lagi dengan Pasar Blauran. Pasar yang menjual segala kebutuhan, mulai dari buku, seragam, hantaran, make up, pakaian, perhiasan, hingga kue basah atau juga dikenal dengan jajan pasar. Pasti saat kalian masih sekolah, orang tua kalian sering mengantarkan untuk beli kebutuhan sekolah di sini, kan?


Segala kebutuhan rumah tangga juga banyak tersedia. Jika bisa dibilang Blauran mirip seperti mall namun bernuansa tradisional. Pasar Blauran terletak di Jalan Kranggan dan berbelok hingga Jalan Blauran. Jika kalian ingin melalui Jalan Blauran maka, kalian perlu parkir dan masuk ke dalam gang kecil.

Sebenarnya pasar ini cukup lengkap lho, teman-teman. Karena di dalamnya terdapat berbagai macam toko yang menjual berbagai macam hal. Persis sekali seperti mall, yang juga menjual berbagai macam hal. Namun Pasar Blauran dikemas dengan gaya yang lebih tradisional.

Berbeda dengan mall-mall di Surabaya yang Foodcourtnya terletak di lantai atas, Food Court di sini berada di lantai bawah, persis dengan pintu masuk. Ketika kalian masuk melalui Jalan Kranggan, kalian akan bertemu parkiran terbuka. Kemudian ada beberapa toko kaset, toko snack, kue basah, lalu kalian akan menemukan sederetan warung sederhana yang menjual makanan rumahan.

Hmmm, nostalgia banget ya kalau membayangkan bagian dalam Pasar Blauran. Bagi generasi 90 an, sudah pernahkah kalian datang ke sana sendirian tanpa ditemani Ayah dan Ibu? Coba, deh. Saya yakin pasti kalian akan senyum-senyum sendiri menelusuri setiap sudut Blauran yang tidak pernah berubah dari tahun ke tahun. Toko yang sama, produk yang sama, lantai yang sama, hingga penjual dan pegawainya pun masih sama!

Namun selalu ada yang berkurang rasanya jika kalian masuk ke dalamnya sekarang. Toko semakin banyak yang tutup, karena selain pandemi, banyak orang yang lebih memilih untuk pergi ke tempat-tempat yang lebih modern. Padahal kualitas barang di Pasar Blauran juga cukup baik. Harganya bahkan bisa ditawar! Rasa makanan di sana juga tidak pernah berubah. Aura OLD langsung muncul ketika saya masuk ke dalamnya. Menarik memori-memori bersama Mama ... yang tidak pernah lelah muter seluruh Blauran saat cari sepatu baru, atau buku baru, atau sekedar makan bakso, sate usus, tahu petis dan dawet.

                         

Ah, jadi ngelantur!
Tapi, ayo, lah. Sekali-sekali cuci mata di Pasar Blauran atau sekedar cari kado untuk teman. Kalau kalian sudah punya anak, ajak anak kalian ke sana, agar mereka mengenal rasanya hidup sederhana.

Featured Post

Hai. Kali ini berbeda dari artikel biasanya yang lebih sering menuliskan tentang pengetahuan umum. Karena saya akan menceritakan pengalaman ...

Continue reading